Srikaya
SRIKAYA
sumber: Dok pribadi
sumber: Dok pribadi
sumber: hallosehat
KLASIFIKASI
Klasifikasi tanaman buah srikaya (Radi,1997):
Kingdom : Plantae
Subkingdom : Tracheobionta
Super Divisi : Spermatophyta
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Sub Kelas : Magnoliidae
Ordo : Magnoliales
Famili : Annonaceae
Genus : Annona
Spesies : Annona squamosa
DESKRIPSI
Srikaya merupakan tanaman pendatang yang berasal dari Amerika Latin yaitu Peru. Buah ini ditemukan oleh para pelaut pengelana dari Eropa. Oleh pelaut Inggris tanaman ini dinamai sugar apple atau custard apple, yang berarti berasa seperti puding yang berbentuk seperti apel (Pinto et al., 2005). 7 Di Indonesia, srikaya (Annona squamosa) telah dikenal sejak zaman penjajahan Belanda dengan nama buah nona sri. Srikaya yang tersebar di Indonesia saat ini adalah srikaya lokal dan srikaya yang berasal dari luar negeri yang telah lama beradaptasi.
MORFOLOGI
Tanaman Srikaya (Annona squamosa) diketahui mengandung senyawa flavonoid, borneol, kamphor, terpene, dan alkaloid anonain, akarnya mengandung saponin, tanin, dan polifenol. Biji mengandung minyak, resin, dan bahan beracun yang bersifat iritan. Buah mengandung asam amino, gula buah, dan mucilago. Buah muda mengandung tannin (Widodo, 2010). Daun Srikaya (Annona squamosa) mempunyai kandungan alkaloid, glikosida, flavonoid, tannin, karbohidrat, saponin, dan tentunya acetogenin yang bermanfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit. Ekstrak etanol dari daun Srikaya (Annona squamosa) menunjukkan uji positif pada pengujian flavonoid dan flavonoid bersifat aktif sebagai antibakteri. Ekstrak etanol daun Srikaya (Annona squamosa) dengan kandungan flavonoidnya diketahui mempunyai efek berarti terhadap Candida albicans (Kalidindi, 2015).
MANFAAT
Tanaman Srikaya (Annona squamosa) diketahui mengandung senyawa flavonoid, borneol, kamphor, terpene, dan alkaloid anonain, akarnya mengandung saponin, tanin, dan polifenol. Biji mengandung minyak, resin, dan bahan beracun yang bersifat iritan. Buah mengandung asam amino, gula buah, dan mucilago. Buah muda mengandung tannin (Widodo, 2010). Daun Srikaya (Annona squamosa) mempunyai kandungan alkaloid, glikosida, flavonoid, tannin, karbohidrat, saponin, dan tentunya acetogenin yang bermanfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit. Ekstrak etanol dari daun Srikaya (Annona squamosa) menunjukkan uji positif pada pengujian flavonoid dan flavonoid bersifat aktif sebagai antibakteri. Ekstrak etanol daun Srikaya (Annona squamosa) dengan kandungan flavonoidnya diketahui mempunyai efek berarti terhadap Candida albicans (Kalidindi, 2015).
HABITAT DAN PENYEBARAN
Srikaya (Annona squamosa) merupakan tanaman berasal dari daerah Hindia Barat, dapat tumbuh di dataran rendah sampai daerah dengan ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut.
Komentar
Posting Komentar