Jambu Biji
JAMBU BIJI
Klasifikasi buah jambu kristal menurut (Damayanti, 2016) adalah sebagai
berikut:
Kingdom : Plantae
Sub kingdom : Tracheobionta
Super divisi : Spermatophyta
Divisi : Magnoliopsida
Sub Kelas : Rosidae
Ordo : Myrtales
Famili : Mirtaceae
Genus : Psidium
Spesies :Psidium guajava
DESKRIPSI
MORFOLOGI
Tanaman jambu biji ditemukan pada ketinggian 5 m sampai 1.200 m dari permukaan laut. Jambu biji berbunga sepanjang tahun. Tinggi mencapai 2 m sampai 10 m berupa perdu atau pohon kecil dengan percabangan banyak. Batangnya berkayu, keras, kulit batang licin, berwarna coklat kehijauan. Jumlah dan jenis tanaman ini cukup banyak, diperkirakan kini ada sekitar 150 spesies di dunia. Tanaman ini mudah dijumpai di seluruh daerah tropis dan subtropis. Seringkali ditanam di pekarangan rumah. Tanaman jambu biji memiliki kanopi yang pendek, percabangannya bebas dari bawah ke atas, sering tumbuh tunas liar di dekat pangkal batang. Tunas tersebut dapat digunakan sebagai bahan tanam atau bibit. Pertumbuhan tunas tanaman jambu biji bersifat indeterminan, batang atau cabang jambu biji dapat tumbuh terus memanjang yang terkadang dapat menekan pertumbuhan tunas lateral (Ashari, 2006). Daun pada tanaman jambu biji kristal memiliki struktur daun tunggal dan mengeluarkan aroma yang khas jika diremas. Kedudukan daunnya bersilangan dengan letak daun berhadapan dan pertulangan daun menyirip. Perbedaan pada bentuk daun dapat dipengaruhi oleh faktor genetik dan faktor lingkungan. Permukaan batang licin dengan lapisan kulit yang tipis dan mudah terkelupas. Bila kulitnya dikupas akan terlihat bagian batang yang berwarna hijau. Terdapat beberapa bentuk daun pada tanaman jambu biji seperti bentuk daun lonjong, jorong, 6 dan bundar. Bunga jambu biji memiliki benang sari berwarna putih dengan kepala sari yang berwarna krem (Fadhilah, Sri dan Gultom, 2018).
MANFAAT
Jambu kristal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Jambu biji mengandung vitamin C empat kali lebih banyak dari jeruk (lebih dari 200 miligram per 100 gram), vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, vitamin B, magnesium, kalium dan berkalori rendah. Selain itu, jambu biji mengandung beberapa antioksidan yang berguna untuk menghindarkan tubuh dari berbagai macam penyakit (Romalasari, 2016).
HABITAT DAN PENYEBARAN
Tanaman jambu biji kristal berasal dari Negara Brasil masuk ke Indonesia mulai tahun 1990an melalui Misi Teknik Taiwan (Taiwan Technical Mission in Indonesia).Tanaman jambu biji merupakan tanaman daerah tropis dan dapat tumbuh di daerah subtropis dengan intensitas curah hujan yang diperlukan berkisar antara 1.000 sampai 2.000 mm/tahun dan merata sepanjang tahun. Tanaman jambu biji dapat tumbuh berkembang serta berbuah dengan optimal pada suhu sekitar 230C sampai 280C di siang hari. Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan penurunan hasil atau kurang sempurna (kerdil). Jambu biji dapat tumbuh subur pada daerah tropis dengan ketinggian antara 5 sampai 1.200 m di atas permukaan laut. Kelembaban udara sekeliling cenderung rendah karena kebanyakan tumbuh di dataran rendah dan sedang. Kondisi demikian cocok untuk pertumbuhan tanaman jambu biji (Prahasta, 2009).
Komentar
Posting Komentar